Persiapan Menjelang Masa Persalinan

Sebentar lagi mau bersalin? Bingung harus menyiapkan apa? Hal ini terjadi oleh salah satu MoM hebat yang menjadi sobat MoM Tips, Ibu Essi Mutina. Dia membagikan pengalamannya dalam persiapan menjelang masa persalinan melalui tulisan pada artikel  kali ini.

Memasuki usia kandungan 25 minggu, saya sudah mulai cari tahu apa aja yang perlu saya persiapkan untuk proses persalinan nantinya, termasuk membeli perlengkapan bayi. Begitu baca-baca di internet, gak sedikit kok bumil yang juga masih kebingungan tentang apa aja nih yang harus disiapkan, kapan pantasnya kita beli perlengkapan bayi, seberapa banyak yang diperlukan, dsb. Terutama bagi yang hamil anak pertama.

Ini kehamilan yang kedua saya dan sejauh ini aman dan sehat. Jadi, saya sudah mulai membuat list barang-barang keperluan persalinan dan paling tidak kebutuhan bayi 2-3 bulan pertama. Buat saya, browsing saja sudah cukup bikin mupeng dan rasanya semua diperlukan dan pengen dibeli. Tapi hati-hati yaaa, jangan kalap dan jangan lupa juga sama kondisi keuangan yang kita punya.

Buat beberapa keluarga, terutama dari suku tertentu, ada istilah pamali jika mempersiapkan perlengkapan bayi sebelum usia kandungan masuk 7 bulan. Menurut saya, cukup logis jika disandingkan dengan alasan bahwa beberapa bayi belum juga terlihat jelas kelaminnya di usia di bawah 7 bulan. Ada pula yang lebih memilih wanti-wanti, karena kita tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi dengan kehamilan kita.

Dari sudut pandang praktis saya, sebelum maupun sesudah 7 bulan, oke-oke saja untuk mulai mencicil kebutuhan bayi dan ibu. Kenapa? Karena pengeluarannya jika digabungkan gak sedikit loohh. Cukup membuat dompet jadi jauh lebih tipis. Untuk itu, saya lebih cenderung mencicil dari awal jadi tidak terlalu berat jika semua dibeli dadakan. Usia kandungan setelah 5 bulan justru saat Ibu mulai nyaman dengan kondisi badannya. Jadi, lebih enak dibawa untuk muter-muter cari perlengkapan bayi (ini buat yang tetap suka jalan untuk belanja yaaa, kalau online shop justru lebih gampang.)

Dari sekian banyak perlengkapan yang perlu disiapkan, dan maunya dibeli semua, ada baiknya kita sortir dengan skala prioritas. Tentunya untuk mencegah kalau-kalau ternyata yang kita beli malah gak terpakai. Sayang yaa mubazir gitu.

Pertama yang harus disiapkan tentunya adalah tas yang perlu dibawa ke RS/klinik saat proses melahirkan sampai diperbolehkan pulang, biasanya 3 hari. Isinya apa?

I. Perlengkapan Ibu.

  1. Maternity pad atau pembalut bersalin. Ini beda yaa sama pembalut biasa. Dulu saya beli yang biasa tapi ga kepake pas di RS, karena beli lagi yang khusus untuk pasca melahirkan. Ukurannya jauh lebih panjang dan tebal, tergantung merk juga. Waktu itu sih gak terlalu mikirin merk karena pasca caesar saya cuma bisa berbaring dan proses bersih-bersih dibantu suster/bidan.
  2. Kain/sarung. Ini untuk menutupi bagian bawah tubuh kita karena tidak memungkinkan, buat saya paling tidak, untuk langsung pakai celana atau rok. Bahkan kalau kita siap dengan daster atau baju panjang, tetap butuh alas karena darah nifas biasanya ngucur gak kira-kira.
  3. Daster atau Baju nyaman dengan kancing depan. Kalau yang caesar kan gak boleh bangun paling tidak 24 jam setelah operasi, jadi bersih-bersih badannya cuma diseka pake lap dan kalau pake baju yang kancing memudahkan yang bantuin kita bersih-bersih. Susah looohh buka kaos ke atas kepala. Lah wong kita gak boleh bangun. Buat yang lahiran spontan/normal ini juga memudahkan saat kita menyusui dede bayi.
  4. Ya untuk bersih-bersih karena untuk mandi jebar-jebur di kamar mandi sepertinya belum bisa, terutama di hari pertama.
  5. Perlengkapan mandi dan bersih-bersih.
  6. Gurita/korset. Bisa yang manual (banyak ikatan) atau yang perekat. Gurita ini sangat bermanfaat looh. Gak cuma untuk mengembalikan bentuk perut ke semula tapi juga menahan posisi perut dan bekas luka caesar agar tidak mudah terkontaminasi atau terkena gesekan.
  7. Bra menyusui. Untu item ini optional sebenarnya. Apakah memang kita nyaman dengan bra biasa atau perlu yang khusus untuk menyusui. Praktisnya jelas bra khusus ini membantu proses menyusui pertama kali dan biasanya ukuran bra yang normal kita punya sehari-hari akan beda saat proses ASI mulai diproduksi.

II. Perlengkapan Dede Bayi

Ada beberapa item yang biasanya juga disediakan RS, tapi gak ada salahnya juga kita siapkan dari rumah.

  1. Gak perlu banyak-banyak untuk dibawa ke RS karena biasanya cuma 3 hari aja kita di RS. Baju yang disiapkan bisa lengan pendek atau lengan panjang tergantung kondisi RS-nya. Baiknya disiapin dua-duanya jadi bisa disesuaikan. Dan juga baju khusus untuk pulang dari RS.
  2. Kaus kaki dan sarung tangan. Ini jelas biar dede bayi tetap hangat karena bagian tangan dan kaki lebih sensitive terhadap udara dingin, apalagi bayi baru lahir.
  3. Gurita bayi.
  4. Popok bayi. Bisa popok kain, clodi, atau popok instan/sekali pakai.
  5. Kain bedong. Ini optional juga sebenarnya, karena sekarang ini gak semua perempuan mau anaknya dibedong.
  6. Perlengkapan perawatan bayi seperti minyak telon, sabun, shampoo, dsb.
  7. Topi, jaket, selimut. Ini untuk nanti setelah boleh pulang dari RS.

III. Perlengkapan Ayah + Administrasi

Bukan cuma Ibu dan dede Bayi yaa yang perlu diperhatikan menjelang proses persalinan. Sang ayah yang juga turut sibuk juga jangan dilupakan. Apa aja yang perlu disiapin ayah, ini dia:

  1. Baju ganti. Selama menginap di RS, pastinya ayah juga ikut menginap. Maka jelas ayah perlu baju ganti agar dia tetap nyaman tanpa harus bolak-balik pulang ke rumah.
  2. Perlengkapan mandi.
  3. Tikar atau matras untuk tidur, dan bantal. Untuk memudahkan bisa disiapkan yang travel pack.
  4. Sandal/sepatu nyaman untuk mondar-mandir di RS.
  5. Berkas-berkas administrasi, seperti KK, KTP, kartu kesehatan (BPJS/asuransi). Bisa disiapkan dalam satu map khusus jadi gak kececer.
  6. ATM/uang tunai secukupnya.

Semua perlengkapan di atas sebisa mungkin dipisahkan dalam tas yang berbeda. Jadi saat mencari sesuatu tidak perlu sampai mengubek-ubek isi tas. Dan ayah pun perlu diberi tahu mana tas untuk ibu dan mana untuk dede bayi. Kalaupun bisa dijadikan satu, baiknya sudah diatur rapi sebelum keberangkatan. Jangan sampai asal masuk tas. Gak mau juga kaan repot cari-cari sesuatu di tas selagi perut berasa mulas.

Selain hal-hal penting di atas Ibu juga bisa menyiapkan barang-barang yang membuat nyaman, seperti bantal favorit, selimut, buku bacaan, gadget, dst. karena kenyamanan Ibu jelas penting.(EM)

jika mau lihat artikel terkait:

http://www.mom-tips.com/persiapan-bagi-calon-ibu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *